Jumat, 08 November 2013

BINTANG DISEKOLAHKU PART-II



Hari itu aku merasa sangat sedih, aku bingung harus melakukan apa. Aku hanya bisa terdiam dikamarku. Aku bertanya-tanya didalam hatiku, sebenarnya apa yang ada dipikirannya? Apa ia hanya mempermainkanku? Apa ia hanya bohong tentang semua perasaannya padaku? Apa ia memang tipikal orang yang suka mempermainkan hati? Ada beribu pertanyaan yang ada dibenaku tentangnya. Dan aku berniat besok disekolah aku harus tau apa alasannya, aku harus tau! Esok pagi nya disekolah ia datang dengan senyumnya seolah tidak ada yang terjadi, maka aku mengurungkan niat ku untuk bertanya. Aku mengetahui bahwa ia sudah memiliki orang lain. Ternyata memang benar, ia tipikal yang suka memepermainkan hati orang. Namun bodohnya diriku masih saja memikirkannya walau dia telah menyakitiku. Dan aku masih saja mengharapkannya padahal aku sudah bersama orang lain pada waktu itu. Tidak terasa aku sudah menyelesaikan sekolah ku dan itu berarti aku harus berpisah dan tidak bisa melihat dia lagi. Namun tetap sama ia tetap mengacuhkanku. Dan kini aku mulai kembali kekehidupan biasa ku dia kota hujanku,aneh rasanya aku sudah berada jauh darinya namun selalu saja aku memikirkannya, apalagi dari rumahku yang sekarang aku bisa melihat pemandangan langit dengan baik, setiap malam jika hujan tidak turun aku selalu bisa melihat taburan bintang-bintang. Aku selalu bertanya-tanya kapan aku bisa betemu dengannya? Dengan bintangku? Apa dia merasakan hal yang sama? Apa dia memikirkanku seperti aku yang selalu memikirkannya? Apa dia baik-baik saja? Apa dia tau kalo aku masih menunggunya? Aku merasa harus mundur ketika aku melihat statusnya, sepertinya ia sangat mencintai gadis itu. Maka aku memutuskan untuk tidak mengganggunya lagi, aku mungkin akan tetap menunggu, dan mencoba untuk melupakannya meskipun aku tidak tau kapan aku akan melupakannya. Namun kini aku sadar dia memang bukan untukku, karna dia adalah bintangku yang sangat terang namun sangat tinggi, dan rasanya aku takan mampu menggapainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar