Kamis, 02 Oktober 2014

PUTRI DUYUNG DAN PANGERAN TAMPAN..

Suatu hari ada pangeran yang sangat tampan dan baik hati yang sedang berlayar dilautan. Lalu tiba-tiba ada badai yang sangat kencang dan melululantahkan kapal yang ditumpangi oleh pangeran itu. Sang pangeran pun jatuh kedalam lautan. Sebenarnya sang pangeran adalah perenang yang sangat handal, tapi ketika badai terjadi kakinya tertimpah oleh reruntuhan kapal sampai akhirnya kakinya terluka dan ia tidak bisa menggerakan kaki kanannya. Akhirnya ia hanya bertahan dengan bertumpu diatas sepotong kayu bekas reruntuhan kapal. Tidak terasa sudah sehari semalam ia seperti itu terombang-ambing dilautan. Akhirnya sang pangeran pun pingsan karna kelelahan. Ketika malam datang tiba-tiba ada seorang putri duyung yang muncul. Dan akhirnya ia menyelamatkan sang pangeran dan membawanya ke tepi pantai. Ia begitu bersusah payah ketika membawa sang pangeran ke tepi pantai. Namun sayangnya pangeran itu tidak tersadar karna ia masih kelelahan. Putri duyung itu membaringkan sang pangeran di tepi pantai, ketika ia mengelap muka sang pangeran ia langsung jatuh cinta kepdanya, karna sang pangeran itu berwajah sangat tampan. Sehari sudah sang pangeran itu pingsan dan masih tidak tersadarkan diri. Akhirnya putri duyung itu memutuskan untuk pergi ke dasar laut untuk pulang dan mengambil obat untuk sang pangeran. Namun ketika ia kembali ke tepi pantai ia senang sekaligus tertegun. Ia tertegun karna sang pangeran sudah sadar namun ada seorang putri cantik yang menemaninya sang pangeran. Putri duyung itu senang karna ia bisa melihat sang pangeran tersadar dan tersenyum, dan senyumannya tentu saja sangat manis dan menawan. Namun disatu sisi lain sang pangeran tersebut salah paham karna ia mengira bahwa putri cantik itulah yang menyelamatkannya karna begitu ia tersadar orang pertama yang ia lihat adalah si putri cantik itu. Sang putri duyung pun sedih karna sang pangeran tidak menganggap keberadaannya. Akhirnya si putri duyung itu pergi ketempat si cumi-cumi yang terkenal akan sihirnya itu.  Si putri duyung itu meminta agar dirinya bisa menjadi manusia dalam sehari, si penyihir cumi-cumi tersebut itu pun mengabulkan permintaannya dengan satu syarat. Akhirnya si putri duyung meminum ramuan itu dan menjadi manusia. Ketika menjadi manusia si putri duyung pun langsung pergi mencari sang pangeran. Namun langkahnya terhenti ketika ia melihat sang pangeran sedang berlutut dan memohon kepada si putri cantik tadi agar mau jadi kekasihnya. Maka si putri duyung pun pergi sambil menangis tersedu-sedu karna ternyata si pangeran itu tidak merasakan apa yang dia rasakan, padahal ia sudah melakukan banyak hal untuk sang pangeran. Sang putri duyung pun tersadar kalo ia sudah tak memiliki harapan lagi. Ia menyadari bahwa cintanya takan mungkin terbalaskan karna sang pangeran bagaikan bintang yang bersinar baginya, karna sang pangeran begitu bersinar namun sangat jauh diatas langit dan dari tempatnya berada. Dan tak mungkin ia bisa menggapai sang pangeran. Dan akhirnya putri duyung itu hanya tertidur diatas pasir pantai sambil menatap keatas langit. Namun ia baru teringat akan syarat si cumi-cumi penyihir itu. Jika sang pangeran tidak mencintainya, maka ia akan berubah menjadi gelembung dan menghilang selamanya. Maka sang putri duyung itu berfikir. Apakah akan ada yang berubah jika dirinya tak lagi ada? Apakah sang pangeran akan mengetahui tentang perasaannya dan keberadaannya setelah ia menghilang? Akhirnya ia hanya memejamkan matanya dan tertidur diatas pantai pada malam itu. Sampai begitu ia membuka mata, matahari terbit dan pagi pun datang. Lalu sang putri duyung pun menjadi gelembung-gelembung cantik yang berwarna seperti pelangi namun karna ia terbiaskan oleh sinar matahari gelembung-gelembung itu lebih terlihat seperti warna biru air laut. Dan akhirnya sang putri duyung pun menghilang selamanya.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar