Selasa, 07 Mei 2013

KENANGAN BERSAMA BINTANGKU



Karna ada request dari pembaca setia ku tentang bintang ku maka aku memutuskan untuk menuliskannya ..
Bintang ku adalah pribadi yang baik , namun ia sedikit tertutup. Meskipun begitu ia sedikit terbuka kepadaku untuk menceritakan kehidupannya  kepadaku. Dia adalah anak laki-laki bungsu dari keluarganya, dia mempunyai banyak kaka perempuan namun meskipun ia anak bungsu dia bukan anak yang manja, justru ia adalah anak mandiri yang sangat hebat.
Ia mempunyai senyum yang sangat manis karna ia mempunyai gingsul dan itu yg membuat ku selalu merindukan senyumanya. Dia sama sepertiku tidak suka ikan. Dia sangat menyukai mi goreng dan warna hitam serta merah. Dia anak yang pintar bergaul, meskipun hanya sekedar kenal karna ia begitu tertutup untuk urusan keluarganya , ia takut kecoa , tidak suka pedas kecuali sambel di pecel ayam karna katanya tidak seluruhnya terisi dengan cabai.
Dia rumayan jago soal memotret, dia juga penulis yang baik, dia bisa membuat ku mengispirasikannya maksudnya banyak hal yg aku pelajari dari dia, karna menurut ku pribadi seperti dia itu jarang dan dia adalah pribadi yg hampir sempurna .
Dulu aku sangat mencintainya namun aku tidak tahu jika sekarang ada yang bertanya apakah aku masih mencintainya ?? aku pun hanya bisa terdiam dan tidak bisa menjawabnya..
Bukan berarti aku sudah melupakannya , tidak mungkin aku melupakannya secepat itu karna tidak mudah untukku mendapatkannya, namun jika aku tetap mempertahankannya apakah aku akan mendapatkan hasil yg bahagia nantinya ?? kenapa aku bilang begitu karna ia selalu diam, mungkin diam adalah hal yang bagus dalam mengalahkan musuh, namun apakah hanya aku yang berusaha mempertahankannya ?? ia selalu memikirkan kehendaknya dan aku benci sifat egoisnya yang seperti ini. Meskipun bukan egois dalam hal biasa, namun ini adalah hal yg sangat penting bagiku karna tak mungkin aku bersamanya.. amat sangat tidak mungkin..
Aku tau aku adalah orang paling munafik didunia ini karna aku bisa menutupi seluruh kesedihan dan kerisauanku dengan seluruh senyuman yang membuat orang melihatku begitu tegar, namun sebenarnya aku sangat hancur karna harus melepaskan bintang ku dan mimpi ku bersamanya..
Maka dari itu aku memilih untuk melepasnya dan membiarkannya mencari kebahagiannya bersama orang lain.. meskipun rasanya seperti kulitku disileti oleh seribu pisau namun aku harus melupakannya dan tetap berusaha tegar karna aku tahu ternyata ia tidak benar-benar mencintaiku.. ternyata benar cintaku memang bertepuk sebelah tangan .. meskipun begitu aku tidak menyesalinya karna aku bisa tetap mengenangnya didalam hatiku meskipun tidak bisa memilikinya setidaknya aku masih bisa berteman dan melihatnya tersenyum meskipun senyumnya kini bukan untukku tapi aku rasa itu cukup sangat cukup untuk membuatku tersenyum asal ia bahagia itu sudah sangat cukup membuatku bertahan meskipun aku tidak tahu sampai kapan aku mencoba melupakannya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar