Karna ada request dari pembaca setia ku tentang bintang ku
maka aku memutuskan untuk menuliskannya ..
Bintang ku adalah pribadi yang baik , namun ia sedikit
tertutup. Meskipun begitu ia sedikit terbuka kepadaku untuk menceritakan
kehidupannya kepadaku. Dia adalah anak
laki-laki bungsu dari keluarganya, dia mempunyai banyak kaka perempuan namun
meskipun ia anak bungsu dia bukan anak yang manja, justru ia adalah anak
mandiri yang sangat hebat.
Ia mempunyai senyum yang sangat manis karna ia mempunyai
gingsul dan itu yg membuat ku selalu merindukan senyumanya. Dia sama sepertiku
tidak suka ikan. Dia sangat menyukai mi goreng dan warna hitam serta merah. Dia
anak yang pintar bergaul, meskipun hanya sekedar kenal karna ia begitu tertutup
untuk urusan keluarganya , ia takut kecoa , tidak suka pedas kecuali sambel di
pecel ayam karna katanya tidak seluruhnya terisi dengan cabai.
Dia rumayan jago soal memotret, dia juga penulis yang baik,
dia bisa membuat ku mengispirasikannya maksudnya banyak hal yg aku pelajari
dari dia, karna menurut ku pribadi seperti dia itu jarang dan dia adalah
pribadi yg hampir sempurna .
Dulu aku sangat mencintainya namun aku tidak tahu jika sekarang
ada yang bertanya apakah aku masih mencintainya ?? aku pun hanya bisa terdiam
dan tidak bisa menjawabnya..
Bukan berarti aku sudah melupakannya , tidak mungkin aku
melupakannya secepat itu karna tidak mudah untukku mendapatkannya, namun jika
aku tetap mempertahankannya apakah aku akan mendapatkan hasil yg bahagia
nantinya ?? kenapa aku bilang begitu karna ia selalu diam, mungkin diam adalah
hal yang bagus dalam mengalahkan musuh, namun apakah hanya aku yang berusaha
mempertahankannya ?? ia selalu memikirkan kehendaknya dan aku benci sifat
egoisnya yang seperti ini. Meskipun bukan egois dalam hal biasa, namun ini
adalah hal yg sangat penting bagiku karna tak mungkin aku bersamanya.. amat
sangat tidak mungkin..
Aku tau aku adalah orang paling munafik didunia ini karna
aku bisa menutupi seluruh kesedihan dan kerisauanku dengan seluruh senyuman
yang membuat orang melihatku begitu tegar, namun sebenarnya aku sangat hancur
karna harus melepaskan bintang ku dan mimpi ku bersamanya..
Maka dari itu aku memilih untuk melepasnya dan membiarkannya
mencari kebahagiannya bersama orang lain.. meskipun rasanya seperti kulitku disileti
oleh seribu pisau namun aku harus melupakannya dan tetap berusaha tegar karna
aku tahu ternyata ia tidak benar-benar mencintaiku.. ternyata benar cintaku
memang bertepuk sebelah tangan .. meskipun begitu aku tidak menyesalinya karna
aku bisa tetap mengenangnya didalam hatiku meskipun tidak bisa memilikinya
setidaknya aku masih bisa berteman dan melihatnya tersenyum meskipun senyumnya
kini bukan untukku tapi aku rasa itu cukup sangat cukup untuk membuatku
tersenyum asal ia bahagia itu sudah sangat cukup membuatku bertahan meskipun
aku tidak tahu sampai kapan aku mencoba melupakannya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar