Minggu, 09 November 2014

SEPERTI ORANG ASING..

Kau dan aku sama-sama memiliki kehidupan yang kesepian..
Itulah kehidupan yang kita harus jalani..
Cinta mudah menghilang, waktu mudah mengalir..
Tidak ada hal seperti janji abadi..
Bahkan kata-kata yang kita berbisik saat kita saling memandang..
Mereka menyebar seperti debu yang menutupi langit..
Kita pergi entah kemana dan menjadi seperti orang asing..
Aku mencintaimu sampai mati, aku mencintaimu seperti orang gila..
Selama-lamanya..
Aku tidak akan membiarkan dirimu pergi, aku akan menemukan dirimu kembali..

Aku merasa seperti orang asing tanpa dirimu, cintaku..

HARI ITU..

Pada hari yang baik, orang-orang berkumpul dan menikmati diri mereka sendiri..
Namun aku satu-satunya yang menangis, memikirkanmu dengan rasa sakit..
Aku tidak bisa menipu semua orang, untuk melupakanmu dengan begitu mudahnya..
Maaf, aku tidak bisa hidup tanpamu..
Tidak bisa makan..
Tidak bisa tidur..
Tidak bisa tertawa atau menangis, tidak ada ...
Pada hari itu, hari ketika kita terpisah..
Aku mencoba untuk berpura-pura tertawa tetapi tidak berhasil..
Aku berusaha keras untuk berpura-pura semuanya baik-baik saja, tapi itu tidak membantu..
Pada hari itu.. hari ketika kita terpisah..
Aku mencoba untuk menahan rasa sakit, tapi tidak berhasil..
Pada hari sinar matahari yang cerah itu..
Seharusnya menjadi hari yang baik..
Karenamu, aku sakit seperti ini..
Menangis dan memikirkanmu..
Ketika aku berpikir tentang dirimu yang meninggalkanku..
Aku bahkan tidak bisa tersenyum lagi..

Tidak ada yang tahu mengapa dirimu bisa meninggalkan aku dengan begitu mudahnya..
Bagaimana bisa kamu pergi meninggalkanku?
Aku tidak bisa melupakanmu, bahkan untuk satu hari..
Sampai sekarang aku hanya memikirkanmu di setiap hariku..

SEPERTI TIDAK ADA HARI ESOK..

Seperti akhir sinar matahari pagi yang datang melalui jendela dan membangunkanku..
Dirimu datang padaku..
Ketika aku membuka mataku, aku bertanya-tanya apakah ini mimpi?
Jika ini adalah kebahagiaan yang diizinkan untuk aku memilikinya..
Aku terus bertanya pada diri sendiri..
Aku mencintaimu seperti besok tidak akan datang..
Aku mencintaimu seperti aku tidak akan pernah bertemu lagi..
Setiap hari aku tumbuh kulit baru dengan cinta daripada bekas luka..
Seperti aroma tebal kopi di bibirku..
Pada titik tertentu, dirimu menjadi kehidupan sehari-hariku..
Dapatkah aku berani bertahan melalui satu hari tanpa dirimu?
Aku bahkan tidak bisa membayangkannya..
Air mataku terus menetes tanpa henti.. karena aku sangat bersyukur..
Seperti aku akan menutup mataku ketika hari ini selesai kulewati..
Seperti tidak ada hari esok..
Aku akan mengisi setiap menit, setiap detik dengan kenangan bukannya air mata..

Karna dirimu adalah cinta pertamaku dan cinta sejatiku..

Senin, 03 November 2014

PERGI UNTUK BERTEMU DENGANMU..

Kenangan bahagia ketika aku mencintaimu..
Ketika aku benar-benar mencintaimu..
Bahkan senyummu, bahkan cinta kita..
Mereka semua menjadi air mata dan telah jatuh ke bawah..
Sekarang aku tidak bisa memikirkan apa pun..
Aku sudah  melewati  hari-hari tanpamu..
Sebuah perpisahan yang sulit..
Aku tidak bisa memberitahumu, bahwa  aku mencintaimu saat itu..
Aku akan bertemu dengan dirimu sekarang..
Mari kita bertemu lagi sekarang ..
Jika kita bertemu lagi, aku akan benar-benar bahagia..
Jika dirimu tidak ada di sini, aku tidak bisa melakukan apa-apa..
Dan aku berharap akan bertemu dirimu lagi..
Apakah kamu meng ingat saat kita selalu bersama-sama?
Aku merindukan saat kita bersama..
Sekarang yang aku inginkan hanya  bersama  dirimu..
Jika itu terwujud aku berjanji..
Aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi..
Saat ini..
Aku berusaha untuk  berlari dan berlari..
Dan sekarang akhirnya aku bisa melihatmu..
Air mata di mata ku mengalir tanpa henti..

Apakah aku jatuh cinta?